Transportasyon ng Mga Panganib sa Paglanghap
Section § 32100
Esta ley trata sobre la creación de reglas especiales para el transporte de materiales extremadamente peligrosos, como los peligros por inhalación y los gases venenosos. Estas sustancias son muy tóxicas y pueden propagarse rápidamente, por lo que necesitan regulaciones estrictas durante el transporte para prevenir accidentes y garantizar la seguridad pública.
Section § 32100.5
Section § 32101
This part clarifies various terms concerning the management and movement of dangerous goods. An 'inhalation hazard' means specific dangerous substances, as classified by federal rules. 'Bulk packaging' and 'residue' are also explained by these same federal guidelines. It explains what an 'inspection stop' is: a specific spot for checking vehicles. A 'safe parking place' is a location where a vehicle can be left legally and securely, with the owner's approval. Finally, a 'safe stopping place' is an area for drivers to pause for necessities, provided the vehicle is continuously watched by the driver or another authorized individual.
Section § 32102
Hukum California ini memberikan wewenang kepada Departemen untuk membuat aturan mengenai penanganan bahaya inhalasi. Melanggar aturan ini adalah tindak pidana. Departemen akan menentukan rute-rute khusus untuk mengangkut bahaya-bahaya ini dan akan mengadakan pertemuan publik mengenai hal tersebut. Mereka mempertimbangkan faktor-faktor keamanan seperti kepadatan penduduk dan respons darurat sebelum mengambil keputusan. Departemen juga menyediakan peta dan daftar tempat pemberhentian inspeksi bagi mereka yang mengangkut bahaya inhalasi. Sampai rute-rute baru ditetapkan, beberapa bahan seperti propelan roket kimia memiliki jalur khusus ke Pangkalan Angkatan Udara Vandenberg berdasarkan perjanjian sebelumnya.
Section § 32103
Undang-undang ini mensyaratkan bahwa setiap perusahaan yang menggunakan kendaraan untuk mengangkut bahan berbahaya yang dapat terhirup harus memastikan setiap kendaraan memiliki peta rute terbaru dan daftar titik berhenti dan pemeriksaan yang aman. Ini juga mewajibkan pengemudi untuk memahami dengan baik peraturan yang relevan sebelum mengangkut bahaya inhalasi ini. Aturan ini telah berlaku sejak 1 Januari 1992.
Section § 32104
Esta ley prohíbe a las empresas de transporte o a sus conductores operar vehículos que transporten sustancias peligrosas por inhalación en carreteras públicas que no estén específicamente aprobadas para dicho transporte, salvo por razones específicas como entregas o inspecciones.
Además, es ilegal que estos vehículos se detengan en cualquier lugar que no sean los puntos seguros designados, a menos que sea una emergencia o sigan las órdenes de un oficial de policía. Esta norma entró en vigor el 1 de enero de 1992.
Section § 32105
Hukum ini mengatur tentang pengangkutan bahan-bahan yang berbahaya jika terhirup dengan aman. Jika memungkinkan, pengemudi harus merencanakan rute yang menghindari daerah ramai dan kerumunan orang untuk membatasi risiko. Kendaraan-kendaraan ini tidak boleh ditinggalkan tanpa pengawasan di jalan. Sebelum mengangkut, periksa rem, kemudi, lampu, dan ban. Selama perjalanan, periksa rem dan ban secara teratur—setiap empat jam atau 150 mil, sebelum menuruni bukit curam, dan di setiap tempat pemberhentian yang ditentukan. Setiap pemeriksaan harus dicatat secara resmi, mencatat waktu dan tempat, dan ditandatangani oleh pemeriksa. Aturan-aturan ini telah berlaku sejak 1 Januari 1992.
Section § 32106
This law requires vehicles transporting inhalation hazards to be equipped and maintained in specific ways to ensure safety. First, brakes and the entire brake system must be in good, safe condition. Secondly, steering, connection devices, and lighting systems also need to be in good working order. Tires must be in decent shape, properly matched, and inflated, with no driving on under-inflated tires. Lastly, vehicles must have fire extinguishers and other safety gear as required by the department's regulations.
Section § 32107
Section § 32109
Hukum ini menjelaskan bahwa kendaraan yang membawa bahan berbahaya yang dapat dihirup tetap harus mematuhi semua peraturan lalu lintas lainnya. Peraturan ini mencakup aturan tentang cara kendaraan dikemudikan, ukuran dan beratnya, serta peralatan yang harus dimilikinya. Hanya karena kendaraan mengangkut bahaya inhalasi ini bukan berarti kendaraan tersebut dapat mengabaikan peraturan lalu lintas lainnya.