Proteksyon ng Pamilya: Mga Hindi Naisamang Asawa at AnakMga Hindi Naisamang Anak
Section § 21620
Section § 21621
Ipinaliliwanag ng batas na ito kung kailan hindi makakatanggap ang isang bata ng bahagi ng ari-arian ng isang namatay na tao. Una, kung malinaw na intensyon ng namatay na huwag isama ang bata, tulad ng ipinapakita sa kanilang testamento o iba pang legal na dokumento. Pangalawa, kung iniwan ng namatay ang karamihan ng ari-arian sa kabilang magulang ng bata. Pangatlo, kung binigyan ng namatay ang bata ng suportang pinansyal sa labas ng testamento, na nilayon upang palitan ang anumang mana.
Section § 21622
Ĉi tiu leĝo diras, ke se gepatro ne inkludis vivantan infanon en sia testamento aŭ alia biena planado ĉar ili pensis, ke la infano mortis aŭ ne sciis, ke la infano naskiĝis, tiu infano rajtas heredi kvazaŭ la gepatro mortis sen iu ajn biena plano, kiel testamento.
Section § 21623
Hukum ini menjelaskan cara membagikan bagian dari harta warisan seseorang yang meninggal jika mereka belum mengatur semuanya dalam wasiat atau perwalian. Pertama, bagian tersebut diambil dari harta warisan yang tidak tercakup dalam wasiat atau perwalian, jika ada. Jika itu tidak cukup, maka diambil dari apa yang seharusnya diterima setiap ahli waris, secara proporsional dengan apa yang akan mereka warisi. Nilai ini didasarkan pada nilai harta warisan pada saat orang tersebut meninggal.
Namun, jika mengambil dari hadiah atau bagian tertentu dari harta warisan akan bertentangan dengan keinginan jelas almarhum, hadiah atau bagian tersebut dapat dikecualikan. Sebagai gantinya, harta warisan akan dibagi dengan cara yang sesuai dengan keinginan jelas almarhum.